Skip to content

Domba, Semut, dan Rumah Kayu

Last updated on June 27, 2013

/1/

Seekor domba pergi meninggalkan kawanan dan masuk hutan

Matanya berbinar karena logam kilau gemilau

Ketika seekor semut di seberang jurang memanggil, ia tegakkan badan, angkuhkan kepala

Meloncat jauh ke atas jurang

/2/

Seekor domba terbangun dengan memar-memar di seluruh badan

Dengan merah darah di bulu-bulunya, kasat sepetak padang, kolam air, dan rumah kayu

/3/

Pagi waktu itu

Seekor domba berjalan lunglai

pulang ke rumahnya…

Published inMe and HimPoems

2 Comments

  1. Karna semua adalah kosong, dan kosong adalah tidak ada……..maka semua adalah tidak ada………
    (gaya pertapa2 gitu….yang botak sambil mukulin kayu yang kayak keong itu….)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *