Skip to content

Sang Pengkhianat

Last updated on October 25, 2016

​Riuh rendah tak kasat mata tadi disambung gerimis yang perlahan menjadi deras dan diakhiri butir hujan terakhir di mangkuk yang lain.

Lubang di bagian belakang ini supaya aku tahu kau tidak lagi hanya?

Ah, Si Kerempeng di Salib itu juga bisa menutup mulut-Nya.

Bali, Oktober 2016

Published inMe and HimMy Life StoryPoems

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *