:::: MENU ::::
Browsing posts in: My Life Story

Cerita Hujan

harum hujan yang dihirup ketika keluar dari kamar membuatnya berhenti berjalan di lantai dingin itu: haruskah aku keluar bermandi hujan seperti waktu kecil, atau kembali masuk kamar menikmati dingin dan harum nya seperti yang ayah dan ibu sering lakukan?

sungguh suara dari dalam kamar itu tertutup bunyi rintiknya


WordCamp Indonesia 2011

As a web application developer, I use WordPress as the CMS (not the free blog services provided by WordPress.com)  for almost all of my projects related to corporate profile, personal blog, and e-commerce portal. The very first time I met the CMS, my heart fell for it. It is robust, reliable, and totally free. Oh, and most importantly, it’s really great in assuming that you’re a dumb. Because of the fact that I love it so much, I intend to grasp some new knowledge about it. Fortunately, there’s this event called WordCamp Indonesia 2011, for which I spent my last weekend.

Continue Reading


Hikayat Hati

Kalau saja senja muncul tak secepat subuh

Tentu dawai gitar itu tak berbunyi

Tentu senja itu tak kemuning

Kalau saja hitam tak berubah secepat putih

Tentu saja tak hilang hati

Tak hilang pikiran

Tapi siapa yang bisa menumpuk balok-balok kayu dan bebatuan kali menjadi sebuah dam

Setabah hujan bulan Juni, sependek kisah kayu dan api, sepilu isyarat awan kepada hujan

Karena sederhana saja tak cukup singkat baginya…


The 4th Lustrum of Taruna Nusantara

Many things happen in one’s life: beautiful moments and depressing moments, falling in love and breaking up, laughing and crying, events and decisions, and other things that complete them as one big piece. Among all the things took place in my life, there were some which I regret and would have ran from. Coming to Taruna Nusantara High School on 2002 was one of them.

Continue Reading


Two Cents About Life Philosophy

Some people talk on the phone with their pals while sitting on a bus. Some others close their ears with earphones, listen to some good musics, and then fall asleep, which is, I think, the most effective way of spending time on a trip. People have their own method on killing time on a bus. Mine, are listening to some songs, pertaining my mind in sereneness, and thinking of some things I usually don’t have any chance to think about. Last Sunday, on the way to Cikarang, on the bus seat, my mind wildly wander to something about this life. Well, my life, at least.

Continue Reading


Cerita Bocah Kecil, Malaikat-malaikat, dan Masa Tua

Gadis kecil itu masih saja berjalan menyusuri satu tambah satu sama dengan dua

Sampai ketika ia tiba pada angka sepuluh dan duduk di bangku sekolahan dengan angka nol lebih banyak

Ketika malaikat-malaikat itu datang dan berdiam sejenak di atap rumahnya, ia masih saja berjalan sampai bertemu angka dua belas

Ketika malaikat-malaikat itu beranjak pergi dari gubuk itu, ia tak sempat bersalaman untuk mengucapkan kata pamit

Gadis kecil itu masih terus berjalan mengitari detik dan detak

Kali ini ditemani ia yang dilahirkan serahim dengannya

“Kita bisa berdoa”, kata seorang kawan

Tapi hujan tetap turun

Gadis kecil itu masih terus berjalan menikmati rintik-rintik

Dengan isak tangis ia menantang masa tua

Dengan isak tangis ia terus berjalan…

*untuk seorang kawan, yang dengan sepotong kisah hidupnya berhasil membuat kita menangis


The Person Who Get Me Back On The Line

Gw lupa gimana rasanya jadi blogger. Gw lupa gimana sensasi ketawa-ketawa sendiri baca comment orang di postingan gw. Well, sh*t happened, and I had been not in the mood of writing anything here. Until today, ada satu orang yang bikin gw obsesif banget sama dia, yang bikin gw memutuskan kalo gw HARUS, sekali lagi, HARUS, mendokumentasikan kisah ini di blog gw. He is Joey Tribbiani :D

Continue Reading


Ia Tidak Pernah Takut

Ia tidak pernah takut akan kanan atau kiri

Ia tidak gentar atas depan dan belakang

Ia hanya takut akan lorong gelap yang ditemuinya setelah menapak langkah kesekian ratus…

Sungguh dari semula ia tak akan bisa melihat kerikil atau batu kali di tengah jalan itu


Bait-bait Suci Tentang Alam

Aku berjalan di tengah2 hutan menyisir sungai menuju air terjun di ujung bumi

Ketika sebuah kembang taman bermunculan hadir pula persimpangan 3 arah masing-masing berjarak 50 derajat

Kepala tengadah menghadap bintang

Tangan terbuka memeluk gunung

Hijau hijau coklat kelabu

Mata terpejam berucap tanya

Tetap

Butuh kebesaranMu, Wahai Penguasa…


This is Our Fate, I’m Yours

Banyak cara yang dipake orang buat spending their lebaran holiday this year. Mulai dari mudik ke kampung selama 1 minggu, sampe dengan tidur2an di jalanan Jakarta rumah karena cuma dapet libur beberapa hari. Gw dan beberapa temen2, ngabisin liburan dengan cara yang beda. Kita menjauh dari kota jakarta yg tetep bising, naik gunung, bercumbu dengan alam, dan menikmati keagunganNya dari dekat, untuk menyadari betapa kecilnya kita di hadapan kebesaranNya (tsssaaaah)…

Continue Reading